Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Selatan) – Pekan Imunisasi Dunia 2026 menjadi momentum pemerintah untuk kembali mengingatkan pentingnya vaksinasi bagi seluruh kelompok usia.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyebut imunisasi merupakan investasi kesehatan yang murah namun efektif karena mampu mencegah penyakit berat di masa depan.
Meski akses layanan sudah semakin dekat melalui puskesmas dan posyandu masih jutaan anak belum mendapatkan imunisasi lengkap salah satu penyebabnya yaitu keraguan dan informasi keliru tentang vaksin.
Dante Saksono Harbuwono Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia mengatakan bahwa, Kementerian Kesehatan menegaskan vaksin yang digunakan telah melalui uji keamanan dan terus dievaluasi melalui sistem pemantauan kipi atau kejadian ikutan pasca imunisasi.
“Data organisasi kesehatan dunia dan mitra pembangunan menunjukkan kesenjangan cakupan imunisasi masih terjadi di berbagai daerah,” kata Dante Saksono Harbuwono Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia (24/4).
Sementara, Sujala Pant Deputy Resident Representative UNDP Indonesia, mengatakan bahwa, faktor geografis distribusi layanan hingga perbedaan tingkat edukasi menjadi tantangan tersendiri di negara kepulauan seperti indonesia.
”Pemerintah juga mengajak figur publik untuk membantu edukasi masyarakat agar orang tua lebih yakin memberikan imunisasi kepada anaknya,” ujar Sujala Pant Deputy Resident Representative UNDP Indonesia.
Selain itu juga Maudy Koesnaedi Publik Figure, mengatakan pesan ini dinilai penting karena keputusan akhir pemberian vaksin berada di tangan keluarga.
“Melalui pekan imunisasi dunia 2026 pemerintah berharap cakupan vaksinasi meningkat dan tidak ada lagi anak yang kehilangan hak atas perlindungan dasar Kesehatan,” kata Maudy Koesnaedi Publik Figure saat di wawancarai awak media.
Imunisasi bukan hanya soal suntikan tetapi perlindungan jangka panjang bagi generasi masa depan saat informasi benar sampai ke masyarakat lebih banyak anak indonesia dapat tumbuh sehat dan terlindungi. (infovalid.news – Nanda Nuri)


