Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Pusat) – Dukungan politik terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 menjadi perhatian publik. Setelah Partai Golkar menyatakan dukungan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN) turut menjadi sorotan terkait arah dukungan politik mereka menuju kontestasi mendatang.
Wakil Ketua Umum PKB Faisol Riza pada Senin (12/10) menyatakan partainya mendukung Prabowo hingga 1.000 persen untuk kembali maju sebagai capres. Ia menilai Prabowo layak memimpin Indonesia selama dua periode karena sejumlah program pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat, mulai direalisasikan meski masih menghadapi berbagai kendala.
Senada dengan partai PKB ,Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga juga menyatakan sebagaimana amanah dari Rakernas PAN 2025 Lalu dan sesuai ungkapan Ketum PAN Zulkifl iHasan.
“Sikap PAN sudah jelas untuk mendukung kembali Presiden Prabowo di Pilpres 2029 nanti,” kata Waketum PAN Viva Yoga saat dihubungi, Senin (12/10).
Viva mengatakan dukungan resmi kepada Prabowo di 2029 itu juga sudah disampaikan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN tahun 2025 lalu. “Kalau PAN, sikapnya sudah jelas. Tidak usah ditanya-tanya lagi,” tambah via kepada media.
Meski dukungan mulai menguat, pembahasan mengenai sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo masih belum ditetapkan. PAN menyatakan menyerahkan keputusan tersebut kepada Prabowo sebagai calon presiden.
Dukungan dari partai-partai politik tersebut dinilai berpotensi memperkuat posisi Prabowo dalam membangun konsolidasi politik menuju Pilpres 2029. Koalisi yang solid menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan politik nasional, termasuk dalam menentukan pasangan calon dan strategi pemenangan.
Sebelumnya Partai Golkar lebih dulu mendukung Prabowo di 2029 seperti yang di ungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan bahwa partainya telah menetapkan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai capres pada Pilpres 2029. Namun, Golkar belum menentukan sosok yang akan didukung sebagai calon wakil presiden (cawapres).
“Standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo, ya,” kata Doli.
Dukungan Golkar, PKB, dan PAN menjadi perkembangan penting dalam peta politik menuju Pilpres 2029. Namun, dinamika politik diperkirakan masih akan terus berkembang seiring komunikasi antarpartai dan evaluasi terhadap jalannya pemerintahan.
Akankah dukungan sejumlah partai ini semakin memperkuat peluang Prabowo untuk memimpin Indonesia selama dua periode? Jawabannya akan ditentukan oleh perkembangan politik dan keputusan resmi partai-partai menjelang Pemilu 2029.
(infovalid.news – ian)


