Komponen Alat Pendeteksi Tsunami di Banten Kerap Hilang, BPBD Ingatkan Bahaya bagi Warga Pesisir

Infovalid.com (Banten, Serang) – Komponen alat pendeteksi tsunami di sejumlah wilayah Banten dilaporkan kerap hilang. Bagian yang hilang di antaranya baterai, kabel, hingga aki sirene yang merupakan komponen penting dalam sistem peringatan dini tsunami atau Early Warning System (EWS).

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, mengingat perangkat EWS memiliki peran penting dalam memberikan peringatan kepada masyarakat ketika terjadi potensi tsunami.

Kepala Pelaksana BPBD Banten, Lutfi Mujahidin, meminta masyarakat untuk tidak mengambil, merusak, ataupun memindahkan komponen yang terpasang pada perangkat peringatan dini tersebut.

“Kami memohon kepada warga, selapar apa pun, sebutuh apapun, tolong alat deteksi-deteksi tsunami, baik yang di laut maupun di pulau, jangan diambil dong. Itu karena menyangkut hajat hidup orang Banten semuanya,” kata Lutfi, Senin, (12/10).

Menurutnya, keberadaan komponen seperti baterai, kabel, dan aki sirene sangat penting untuk memastikan sistem peringatan dini dapat berfungsi dengan baik saat dibutuhkan. Hilangnya komponen tersebut berpotensi mengganggu operasional alat dan menghambat penyampaian peringatan kepada masyarakat.

Terlebih, wilayah pesisir Banten memiliki sejumlah kawasan yang berhadapan langsung dengan potensi ancaman bencana tsunami. Dalam situasi darurat, kecepatan penyampaian informasi menjadi faktor penting untuk membantu warga melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.

BPBD Banten mengingatkan bahwa perangkat EWS bukan sekadar fasilitas umum, melainkan bagian dari sistem keselamatan masyarakat. Kerusakan atau tidak berfungsinya alat tersebut dapat menimbulkan risiko serius apabila terjadi bencana.

Karena itu, masyarakat diharapkan ikut menjaga fasilitas peringatan dini tsunami serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan komponen yang hilang, rusak, atau mengalami gangguan.

Upaya menjaga kesiapsiagaan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas kebencanaan, tetapi juga membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan pesisir.

(infovalid.news – ian)

Rekomendasi Untuk Anda