Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Pusat) – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ikut terlibat dalam upaya penindakan hukum terhadap para mafia yang diduga mengganggu stabilitas pangan nasional.
Permintaan tersebut disampaikan Amran dalam rapat pengendalian inflasi di Jakarta, Senin (12/10/2026). Ia menilai pemberantasan praktik mafia pangan membutuhkan kerja sama lintas kementerian dan lembaga agar upaya menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok dapat berjalan optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Amran meminta Tito Karnavian, yang merupakan mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), untuk bersama-sama memperkuat langkah penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan praktik curang di sektor pangan.
Menurut Amran, persoalan mafia pangan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi merugikan petani, pedagang yang menjalankan usaha secara jujur, serta masyarakat sebagai konsumen. Praktik yang menghambat distribusi dan memicu gejolak harga juga dapat berdampak terhadap daya beli masyarakat.
Karena itu, koordinasi antara Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah dinilai penting untuk mengawasi rantai distribusi bahan pokok, menjaga kelancaran pasokan, serta menindak pelanggaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Langkah tegas tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku yang terbukti melakukan kecurangan, sekaligus menciptakan tata niaga pangan yang lebih transparan dan adil.
Pemerintah sendiri terus berupaya menjaga stabilitas inflasi, khususnya pada komoditas pangan yang memiliki pengaruh besar terhadap kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Pemberantasan mafia pangan menjadi salah satu tantangan penting pemerintah dalam menjaga harga kebutuhan pokok tetap terkendali. Sinergi antarlembaga dan penegakan hukum yang konsisten diharapkan mampu melindungi petani, menjaga kepentingan konsumen, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
(Infovalid.news – ian)


