Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Komunitas Tepi Lahan Cisadane (Teladane) RW 02, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, meresmikan Perpustakaan Teladane pada Kamis (22/10/26). Bangunan yang memanfaatkan bekas Musholla Al-Ittihad di Jalan Perintis Kemerdekaan ini disulap menjadi ruang publik dan sarana edukasi bagi masyarakat sekitar dan pengguna jalan.
Pembina RW 02, Mulyadi, menuturkan pengalihan fungsi bangunan tersebut dilakukan karena aktivitas ibadah warga telah dipindahkan ke bangunan musholla baru yang berada di tengah pemukiman.
“Pemerintah Kota Tangerang telah membantu menyediakan lahan dan membangun Musala Al-Ittihad baru secara permanen di area pemukiman warga. Oleh karena itu, bangunan eks ini kami usulkan untuk difungsikan kembali sebagai perpustakaan bagi masyarakat umum dan pengguna jalan,” ujar Mulyadi.
Pada tahap awal pembukaannya, Perpustakaan Teladane menghadirkan sebanyak 1.843 judul buku, yang terdiri 1.321 buku fisik dan 552 buku digital.
Seluruh koleksi ini terkumpul dari aksi donasi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bersama Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS).
Variasi bacaan yang disediakan cukup beragam, seperti buku umum, filsafat, dan psikologi, Agama dan ilmu sosial, bahasa, pelajaran, dan buku anak, lmu alam, sejarah, serta geografi, seni, hiburan, sastra, dan novel
Dosen Pembimbing Lapangan PPG UMT, Sa’odah, mengakui inisiatif rehabilitasi bangunan terbengkalai ini murni digagas para mahasiswa. Proses pembenahan berlangsung selama tiga bulan hingga siap difungsikan.
“Mahasiswa berharap perpustakaan ini menjadi wadah peningkatan literasi dan pengetahuan warga. Mengingat Kota Tangerang berorientasi pada wilayah pendidikan, kita ingin masyarakat tumbuh dan cerdas bersama,” terang Sa’odah.
Apresiasi tinggi turut disampaikan Camat Tangerang, Riswan Setyo Kardinto, yang hadir langsung untuk meresmikan perpustakaan tersebut. Menurutnya, alih fungsi ini tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga berpotensi menjadi destinasi wisata edukasi baru di tepi Sungai Cisadane.
“Tempat ini bisa menjadi wahana edukasi sekaligus ruang berinteraksi warga. Membaca buku di sini akan memperluas wawasan dan menjadi jendela dunia bagi masyarakat,” kata Riswan usai acara peresmian.
Guna mendukung keberlanjutan fasilitas tersebut, pihak Kecamatan Tangerang berkomitmen menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk melengkapi sarana prasarana serta menambah koleksi buku.
“Kami akan memaksimalkan kerja sama dengan RT, kelurahan, hingga pelaku usaha sekitar. Lewat semangat gotong royong, fasilitas dan koleksi buku akan terus kita lengkapi agar manfaatnya makin terasa,” lanjut Riswan.
Ke depan, Komunitas Teladane RW 02 merencanakan pengembangan kawasan sekitar perpustakaan menjadi pusat kuliner dan wisata air. Pengelola juga tengah menjajaki kerja sama dengan penyedia kapal katamaran untuk menghadirkan paket menyusuri Sungai Cisadane bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
(Infovalid.news – TomGun)


