Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Timur) – Seorang pedagang makanan rebusan di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi korban pengeroyokan dan pengancaman senjata tajam oleh dua orang pria. Aksi brutal tersebut diduga dipicu lantaran korban menolak memberikan uang jatah preman yang diminta pelaku, Kamis (01/01/2026).
Insiden ini mendadak viral di media sosial setelah video yang memperlihatkan kondisi korban beredar luas. Dalam rekaman tersebut, wajah korban nampak mengalami luka pada bagian hidung akibat penganiayaan. Selain dikeroyok, korban juga diancam menggunakan senjata tajam oleh kedua pelaku saat sedang berjualan.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, aksi pengeroyokan bermula saat kedua pelaku meminta uang jatah preman sebesar Rp20.000 kepada korban. Namun, karena korban menolak memenuhi permintaan tersebut, para pelaku langsung naik pitam dan melakukan kekerasan fisik.
”Pelaku minta uang jatah, tapi pedagangnya tidak kasih. Akhirnya mereka main pukul dan sempat keluarkan senjata tajam untuk mengancam,” ujar Ariyanto, salah seorang pedagang di kawasan BKT.
Merespons video viral tersebut, jajaran Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur bergerak cepat. Tim gabungan berhasil meringkus dua pelaku berinisial H dan A di lokasi persembunyian mereka yang berbeda, yakni di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, dan Mustika Jaya, Bekasi.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, mengonfirmasi penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa petugas juga menyita barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku saat beraksi.
“Kami langsung mengamankan kedua pelaku setelah adanya informasi dari masyarakat dan video viral tersebut. Saat ini pelaku H dan A sudah kami tangkap beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk mengancam korban,” jelas Kombes Pol Alfian Nurrizal.
Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Mapolsek Duren Sawit untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Keduanya terancam dijerat pasal pengeroyokan disertai pengancaman dengan senjata tajam.
(infovalid.news – Eko Sulistiyono)


