Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Timur) – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menggelar aksi nyata pemberantasan narkotika dengan melaksanakan tes urine serentak di seluruh Lapas Narkotika se-Indonesia. Di Jakarta, kegiatan ini dipusatkan di Lapas Narkotika Kelas IIA Cipinang pada Kamis sore (08/01/2026).
Kegiatan ini bersifat wajib, tidak hanya bagi para warga binaan, tetapi juga menyasar seluruh petugas yang berdinas di lingkungan Lapas. Langkah tegas ini diambil untuk memastikan integritas institusi dan lingkungan pemasyarakatan bersih dari penyalahgunaan barang haram.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham DKI Jakarta, Heri Azhari, hadir langsung meninjau pelaksanaan tes di Aula Lapas Narkotika Cipinang, didampingi Kepala Subdirektorat Kerja Sama Pemasyarakatan, Rika Aprianti.
Di Lapas Narkotika Cipinang sendiri, tes urine ditargetkan menyasar sebanyak 2.300 warga binaan dan 591 petugas Lapas. Sebagai bentuk keseriusan, petugas yang sedang dalam masa libur dinas pun diwajibkan datang untuk menjalani pemeriksaan tersebut.
More Read
“Tes urine ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mewujudkan program Zero Narkoba di lingkungan Lapas dan Rutan. Kami tidak memberikan ruang bagi peredaran maupun penggunaan narkotika di dalam,” ujar Heri Azhari saat memberikan keterangan kepada awak media.
Secara nasional, Kemenimipas menargetkan sebanyak 23.197 warga binaan dan narapidana dari 25 Lapas Narkotika di seluruh Indonesia untuk menjalani tes serupa secara berkala.
Senada dengan hal tersebut, Rika Aprianti menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen jangka panjang kementerian dalam melakukan pembenahan internal dan eksternal di lingkungan pemasyarakatan.
More Read
“Ini adalah komitmen kami untuk memastikan bahwa seluruh unsur di pemasyarakatan, baik petugas maupun warga binaan, bebas dari pengaruh narkotika,” tegas Rika.
Dengan adanya tes urine serentak ini, diharapkan pengawasan terhadap peredaran narkoba di dalam penjara semakin ketat dan menciptakan atmosfer pembinaan yang lebih sehat dan aman.
(infovalid.news – Eko Sulistiyono)


