Jaga Kondusivitas Jelang Ramadan, Polres Metro Jakarta Timur Amankan Puluhan Pelaku Tawuran dan Narkoba

2 Min Read

Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Timur) – Polres Metro Jakarta Timur resmi merilis hasil sementara Operasi Pekat Jaya 2026 yang telah berlangsung selama satu pekan terakhir. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Mapolres Metro Jakarta Timur ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama menjelang masuknya bulan suci Ramadan, Senin (02/02/2026).

​Operasi yang dilaksanakan selama 15 hari sejak 28 Januari hingga 11 Februari 2026 ini merupakan instruksi langsung Kapolda Metro Jaya. Dalam pelaksanaannya, Polri bersinergi dengan TNI, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, serta berbagai elemen masyarakat.

​Wakapolres Metro Jakarta Timur, AKBP Achmad Akbar, menjelaskan bahwa sebagai upaya menjaga kondusivitas wilayah, pihaknya telah mendirikan 27 posko terpadu di seluruh titik rawan di Jakarta Timur. Setiap posko disiagakan sekitar 20 personel gabungan yang berjaga mulai pukul 16.00 WIB hingga 08.00 WIB.

​”Selama pekan pertama operasi, petugas berhasil menggagalkan lima indikasi tawuran dan mengamankan 27 orang, yang terdiri dari 20 anak di bawah umur dan tujuh orang dewasa. Kami juga menyita beberapa bilah senjata tajam dan 18 unit telepon genggam yang saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKBP Achmad Akbar, Senin siang.

​Selain tawuran, petugas juga menindak satu kasus balap liar dengan mengamankan 16 unit kendaraan bermotor. Penertiban juga menyasar peredaran petasan dan minuman keras (miras). Tercatat, sebanyak 498 petasan, 100 ball korek api, serta ratusan botol miras dari 10 titik penjualan berhasil disita petugas.

​Di sektor narkotika, kepolisian berhasil mengungkap tiga kasus narkoba dengan menangkap empat pelaku. Barang bukti yang diamankan meliputi tembakau sintetis seberat 0,8 gram, sabu seberat 0,5 gram, serta 1.118 butir obat-obatan berbahaya.

​”Terhadap anak-anak yang terlibat, kami mengedepankan pendekatan pembinaan bekerja sama dengan Dinas Sosial,” tambahnya.

​Melalui Operasi Pekat Jaya 2026 ini, Polres Metro Jakarta Timur berharap adanya peran aktif dari seluruh pihak, termasuk lingkungan keluarga, untuk bersama-sama menjaga stabilitas Kamtibmas. Para remaja juga diimbau untuk menghindari perilaku negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di wilayah hukum Jakarta Timur.

(infovalid.news – Eko Sulistiyono)