BMKG Perkirakan Hujan Ringan di Jakarta, Pekan ini

Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Pusat) – Untuk wilayah Indonesia bagian barat, puncak musim hujan telah berlangsung sejak November hingga Desember. Sementara Indonesia bagian selatan dan timur diperkirakan memasuki puncak hujan pada Januari–Februari 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca seluruh wilayah Jakarta hujan ringan pada hari Sabtu dan Minggu (14/2).

Di Wilayah Administrasi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diperkirakan mengalami hujan ringan.

Melalui laman resmi https://www.bmkg.go.id/ prakiraan cuaca masing-masing wilayah antara lain, Administrasi Kepulauan Seribu diprakirakan hujan ringan dengan suhu berkisar 26 hingga 28 derajat Celcius, dengan kelembapan berkisar antara 76 hingga 88 persen.

Kota Jakarta Pusat diprakirakan hujan ringan dengan suhu berkisar 24 hingga 29 derajat Celcius, dengan kelembapan berkisar antara 75 hingga 95 persen.

Kota Jakarta Barat diprakirakan hujan ringan dengan suhu berkisar 23 hingga 29 derajat Celcius, dengan kelembapan berkisar antara 75 hingga 96 persen.

Kota Jakarta Selatan diprakirakan hujan ringan dengan suhu berkisar antara 23 hingga 29 derajat Celcius, dengan kelembapan berkisar antara 74 hingga 97 persen.

Kota Jakarta Utara diprakirakan hujan ringan dengan suhu berkisar 24 hingga 28 derajat Celcius, dengan kelembapan berkisar antara 78 hingga 93 persen.

Kota Jakarta Timur diprakirakan hujan ringan dengan suhu berkisar antara 23 hingga 29 derajat Celcius, dengan kelembapan berkisar 74 hingga 97 persen.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan memperbarui informasi cuaca terkini melalui aplikasi Info BMKG, situs web resmi www.bmkg.go.id, serta media sosial @info.bmkg.

Hujan adalah peristiwa presipitasi (jatuhnya cairan dari atmosfer) berupa butiran-butiran air yang berasal dari awan dan jatuh ke permukaan bumi. Hujan merupakan komponen inti dalam siklus hidrologi (siklus air) yang bertanggung jawab dalam mengalirkan air tawar ke bumi.

Secara sederhana, hujan terjadi ketika uap air di atmosfer mendingin dan mengembun (kondensasi) menjadi tetesan air yang cukup berat untuk jatuh ke tanah akibat gaya gravitasi. (infovalid.news – Eko Sulistiyono)

 

Rekomendasi Untuk Anda