Perayaan puncak Hari Ulang Tahun Kota Tangerang yang ke-33 diwarnai aksi unjuk rasa. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Sentral Mahasiswa Tangerang atau SEMATA, mengepung kantor Pusat Pemerintahan Kota untuk menuntut evaluasi total terhadap kinerja Pemerintah Kota Tangerang di bawah kepemimpinan Sachrudin-Maryono Hasan.
Di tengah kemeriahan seremoni HUT Kota Tangerang ke-33, suasana di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada Sabtu siang mendadak riuh.
Puluhan mahasiswa dari SEMATA hadir membawa rapor merah untuk Pemerintah Kota. Mereka menyoroti lima poin krusial, mulai dari masalah infrastruktur jalan rusak, tumpukan sampah, hingga kabel provider yang semrawut.
Kholid Syafei Korlap SEMATA mengatakan : “Pertemuan dengan pak wakil ada beberapa yang sudah terjawab tapi kita per hari ini pak wakil mengakui persoalan yang terjadi tapi tadi kita tekankan persoalan yang terjadi dikota Tangerang, dan akan terus mengawal bila janjinya tidak terpenuhi dan akan melakukan aksi demo selanjutnya. Katanya.
Menanggapi aksi ini, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, menemui langsung para demonstran. Ia mengapresiasi kritik tajam dari para mahasiswa sebagai masukan akademis untuk kemajuan kota ke depan.
Maryono Hasan wakil Walikota Kota Kota Tangerangpun mengatakan :
“Setelah musim penghujan atau geometri telah selesai maka fokus pada penangganan jalan yang bolong bolong kedua lampu PJU mati kita akan sampaikan kedinas perhubungan, dan akan mengecek seluruh apa yang disampaikan mahasiswa. dan akan langsung disampaikan kepada Dinas Dinas terkait.” Katanya.
Meski diwarnai aksi protes, perayaan HUT Kota Tangerang tetap berjalan kondusif. Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal janji pemerintah agar visi kota yang maju bukan sekadar wacana di atas kertas.
Mahasiswa juga mengancam akan kembali menggelar aksi jika tuntutan perbaikan infrastruktur dan pencopotan pejabat yang dinilai tidak kompeten tidak segera ditindaklanjuti.
Info validnews, ROCHMAN ROSADI, melaporkan dari Tangerang.

