Ruas Jalan Iskandar Muda, atau yang akrab dikenal warga sebagai area rawa kucing, kini dalam kondisi memprihatinkan. tak hanya aspal yang hancur, buruknya sistem irigasi membuat jalan ini berubah menjadi kubangan setiap kali hujan turun.
Sejauh mata memandang, beginilah kondisi ruas jalan iskandar muda, neglasari, lubang-lubang menganga dengan kedalaman variatif kini tersembunyi di balik genangan air keruh. pengendara yang melintas harus ekstra waspada jika tak ingin terperosok.
Masalah utamanya bukan sekadar aspal yang rapuh, melainkan hilangnya fungsi irigasi. Tanpa saluran pembuangan yang memadai, air hujan terjebak di badan jalan, mempercepat pengikisan lapisan aspal hingga menciptakan efek ‘kubangan kerbau’ yang licin dan berlumpur.
Soni ( Pengendara ) mengatakan :
Jalan ini sudah parah banget mas, disini selain kontainer yang lewat truck truck besar juga lewat sini, makanya jalan cepat rusak, saya liat juga disini sepertinya tidak ada saluran drainasenya, jadi kalau hujan air tergenang, lubang lubang jalan tertutup, bahaya juga.” Katanya.”
Selain itu Dirman ( Warga Sekitar)pun mengatakan :“Jalan udah lama ini belum juga dicor cor, sehari hari saya disini melihat banyak pengendara motor jatuh, jalanannya licin. Katanya.”
Dampak dari pembiaran ini mulai dirasakan luas, kemacetan panjang selalu mengular di jam berangkat kerja. Selain itu, Warga sekitar juga khawatir genangan air ini menjadi sarang penyakit karena tidak kunjung surut meski hujan telah reda.
Perbaikan aspal tanpa membenahi sistem irigasi hanya akan menjadi solusi sesaat. Warga menuntut aksi nyata dari dinas pekerjaan umum kota tangerang untuk membangun drainase yang mumpuni sebelum kerusakan di jalan iskandar muda ini semakin memakan korban.
Info Validnews, Rochman Rosadi, melaporkan dari Tangerang.

