Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Memasuki empat hari jelang hari raya Idul Fitri, aktivitas pemudik di terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, terlihat semakin padat.
Tiket bus antar provinsi tujuan jawa dan sumatera dilaporkan telah ludes terjual, sehingga pihak loket tidak lagi melayani pembelian di tempat.
Namun kondisi berbeda terjadi pada bus antar kota jarak dekat, yang hingga kini masih terpantau sepi penumpang.
H-4 lebaran menjadi puncak keberangkatan bagi para pemudik jarak jauh di terminal poris plawad. Ribuan penumpang nampak memadati ruang tunggu hingga selasar terminal demi bisa pulang ke kampung halaman lebih awal.
Lonjakan penumpang yang luar biasa membuat tiket bus antar kota antar provinsi atau AKAP habis tak tersisa. Sejumlah agen bus mengaku sudah tidak lagi menerima layanan pembelian tiket karena seluruh kursi telah dipesan sejak jauh hari. Warga yang datang langsung ke terminal terpaksa harus mencari alternatif transportasi lain.
Pemandangan berbanding terbalik terlihat di jalur bus antar kota jarak dekat. Untuk rute seperti Tangerang-Bandung maupun tangerang-serang, kondisi penumpang masih terlihat sangat sepi. Tidak ada antrean maupun penumpukan di titik keberangkatan bus-bus tersebut.
Nur Fadilah (pengurus loket) mengatakan :
“Kalau buat hari ini tiket sudah habis terjual mas, masalahnya dari hari kemarin dari tanggal 14 kita udah nga niketin sudah habis terjual dari sebelum tanggal 14, dan jika adapun dari tiap tiap pobiasanya menambahkan armadanya, kalau diterminal sendiri kita sudah tidak meniketin paling paling biasanya melakukan layanan online, dan baru ada penambahan armada” katanya.
Meski terjadi penumpukan penumpang antar provinsi, situasi di dalam terminal terpantau masih berjalan dengan tertib dan lancar di bawah pengawasan petugas gabungan.
Kepadatan diprediksi masih akan terus terjadi hingga H-2 lebaran nanti, seiring dengan mulai masuknya masa cuti bersama.
Baggi anda yang belum memiliki tiket jarak jauh, diimbau untuk tidak memaksakan datang ke terminal dan disarankan mencari moda transportasi alternatif lain.
(Infovalid.news – Rochman Rosadi)

