Tatap Pembangunan 2027, Pemkot Tangerang Prioritaskan Integrasi Transportasi Dan Penanganan Banjir

3 Min Read

 

Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Pemerintah Kota Tangerang resmi menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan R-K-P-D tahun 2027, sesuai amanat Permendagri Nomor 86 tahun 2017.

Dalam agenda yang digelar di Gedung Pusat Pemerintahan selasa 07 April 2027 ini, Pemkot menitikberatkan pada penguatan infrastruktur dan sumber daya manusia.

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, mengungkapkan rencana besar integrasi transportasi darat dan udara di kawasan benda, serta kelanjutan proyek penanggulangan banjir lintas provinsi.

Mengacu pada tata cara perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah, Pemerintah Kota Tangerang mulai merancang wajah kota untuk tahun 2027.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, pelibatan masyarakat, akademisi, hingga media massa menjadi kunci untuk menciptakan keterbukaan informasi dan pembangunan yang lebih berkualitas.

Maryono Hasan Wakil Wali Kota Tangerang, mengatakan :
“infrastruktur dan juga sumber daya manusia yang ada, sehingga kita bisa melibatkan masyarakat di dalamnya, akademisi, teman-teman media, untuk terus memberikan informasi kepada publik untuk menjadi lebih baik.”

Salah satu poin strategis yang dibahas adalah pengembangan kawasan ekonomi segitiga yang meliputi Batuceper, Neglasari, Cipondoh, Pinang, hingga Karawaci.

Namun, Kecamatan Benda akan menjadi titik pusat atau core pembangunan, guna mengintegrasikan konektivitas antara transportasi udara di bandara soekarno-hatta dengan transportasi darat di kota tangerang.

Maryono Hasan (wakil wali kota tangerang ) juga mengatakan :

“sebenarnya tidak hanya benda, tapi ada batuceper, neglasari, cipondoh, pinang, dan karawaci. itu dari segitiga yang direncanakan. namun, karena bandara terletak di kecamatan benda, ini menjadi core-nya supaya terintegrasi antara transportasi udara dengan transportasi darat.”

Selain transportasi, Penanganan banjir tetap menjadi prioritas. Pemerintah telah menyiapkan anggaran pembebasan lahan untuk pembangunan tanggul di titik-titik rawan.

Koordinasi intensif dengan pemerintah provinsi d-k-i jakarta juga terus dilakukan, khususnya untuk wilayah perbatasan seperti cipondoh dan larangan, dengan target realisasi fisik pada tahun 2027 mendatang.

Maryono hasan (wakil wali kota tangerang ) mengatakan :

“Untuk penanganan banjir, kita sudah melakukan beberapa pengadaan pekerjaan. realisasi di 2026, sisanya di 2027. ada beberapa titik pembebasan lahan juga untuk tanggul. untuk perbatasan dengan dki ada wilayah cipondoh dan larangan, kami sudah koordinasi dan komunikasi.

Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas wilayah, RKPD 2027 diharapkan mampu menjawab tantangan kemacetan dan banjir di kota tangerang secara permanen.

Pemerintah Kota Tangerang berharap seluruh stakeholder dapat mengawal proses perencanaan ini hingga tahap realisasi nanti.
‎(infovalid.news – Rochman Rosadi)