Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Selatan) – Tak seperti hari-hari biasa penjagaan Kantor Polda Metro Jaya kamis pagi ini diperketat pengetatan pengamanan dilakukan menyusul Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro didatangi sekelompok orang berbadan tegap dini hari tadi.
Sejumlah personel Brimob ditempatkan di beberapa titik mulai dari pintu masuk hingga ke Gedung Ditreskrimsus Personel Brimob juga menggelar patroli keliling untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Penjagaan diperketat pasca Penyidik Kortas Tipidkor Polri dan Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah 12 lokasi dalam kasus dugaan korupsi sepanjang hari Rabu hingga Kamis pagi ini.
Tiga kasus korupsi yang saat ini sedang ditangani Kortas Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya adalah pengadaan batu bara yang memicu pemadaman listrik atau blackout korupsi PT Asabri dan penyelesaian hutang PT CBS kepada anak perusahaan Krakatau Steel.
Dalam penggeledahan di Restoran De Clan dan koin money changer di Jalan Cipete Raya Cilandak Jakarta Selatan, Rabu kemarin penyidik menyita uang tunai sebesar 67 miliar rupiah dan puluhan barang bukti dokumen dan perangkat elektronik.
Temuan barang bukti yang cukup banyak juga terjadi saat penggeledahan di Perumahan Parahyangan Golf Dua Bogor Jawa Barat di sini penyidik menyita barang bukti 74 kilogram emas uang tunai 4,7 juta Dolar Amerika Serikat 14 juta Dolar Singapura 100 juta Rupiah sehingga total mencapai 476 miliar Rupiah. (infovalid.news – Nanda Nuri)


