Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Inilah aktifitas para pengrajin pohon pinang musiman yang berlokasi di Jalan Baru Kecamatan Pinang Kota Tangerang Banten yang ditemui pada Senin siang.
Mereka sibuk bekerja dari pagi hingga sore hari sejak satu pekan terakhir untuk memenuhi pesanan pohon pinang yang akan dipergunakan pada perlombaan tradisional turun temurun untuk memeriahkan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mendatang.
Pengrajin diharuskan menyerut lapisan luar kulit batang pohon kemudian dijemur selama 3 sampai 4 hari selanjutnya tahap akhir memperhalus batang pohon dengan menambahkan lapisan lalu diamplas.
Untuk menambah kemeriahan pucuk batang pohon dilingkari batang bambu sebagai tempat menaruh hadiah yang nantinya akan diperebutkan peserta lomba.
Salah seorang pengrajin Boy mengaku pesanan sudah mulai meningkat dan akan terus meningkat hingga hari kemerdekaan dimana pemesannya tidak hanya berasal dari Kota Tangerang namun hingga Jakarta. Jika tahun 2025 lalu dirinya mampu menjual 22 batang pohon untuk tahun 2026 ini diperkirakan mampu menjual hingga 30 batang pohon berbagai ukuran.
Peningkatan pemesanan berdampak pada keuntungan yang diraih hingga mencapai jutaan rupiah dengan estimasi 500 ribu rupiah perbatang pohon pinang. Harga yang ditawarkan bervariatif mulai dari 900 ribu rupiah untuk ukuran 7 meter hingga 1,5 juta rupiah untuk ukuran 12 meter namun harga belum termasuk ongkos kirim.
“Alhamdulillah bang pesenan mah ada aja tapi banyak mah belum, masih ada nanya nanya aja mungkin dananya mereka masih ngumpulin. Ada sih bang pesenan 5 sampai 7 pohon mah sudah keluar semua kota pohonan ada 22 pohon bang ukurannya beragam ada 10,12,7,8 7 meter paling pendek yang paling panjang 12 meter, harga masih sama bang paling tinggi 1,5 juta paling pendek 900, kalo biaya angkut tergantung daerah tergantung jauhnya, Kota Tangerang sih ada bang beberapa ya ada Jakarta Barat bang sebelum Puri lah, kalo di Kota Tangerang ga ad bang ini pohon kiriman saya dari rangkas bitung, kalo keuntungan itu dipotong operasional satu orang itu satu pohon kebagian bang 200 atau ga 250 satu pohon dibagi dari operasional modal pohon bambu kebagian satu orang 250, tiap tahun paling sedikit itu 20 pohon sih bang, tahun kemarin 22 pohon, mudah mudahan tahun ini 30 lebih lah, pohon sudah siap beragam ukuran,” kata Boy Pengrajin Pohon Pinang
Pohon pinang diperoleh para pengrajin bukan dari wilayah Kota Tangerang melainkan dari daerah Rangkas Bitung Kabupaten Lebak Banten namun untuk ketersediaan mampu memenuhi pesanan dan siap mengantarkan hingga lokasi tujuan.
Pengrajin berharap Pemerintah Kota Tangerang dapat turut serta melestarikan perlombaan tradisional yang hanya ada pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut melalui gelaran perlombaan panjat pinang dengan melibatkan masyarakat. (infovalid.news – Tomgan)


