Antisipasi Kekeringan: Dari Pertanian hingga Kesehatan Masyarakat

Antisipasi Kekeringan: Dari Pertanian hingga Kesehatan Masyarakat

Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Pusat) – BMKG mencatat bahwa iklim dan musim kemarau saat ini memengaruhi banyak sektor yang membutuhkan perhatian khusus. Sejak beberapa bulan lalu, BMKG terus berkoordinasi secara aktif guna mendorong sektor-sektor tersebut menjalankan upaya antisipasi dan mitigasi kekeringan.

BMKG merekomendasikan langkah-langkah konkret kepada berbagai pemangku kepentingan untuk menekan dampak iklim, terutama pada sektor pertanian serta sumber daya air (SDA) dan energi yang sangat bergantung pada pasokan air. Pada sektor pertanian, para pelaku usaha tani perlu menyusun strategi jadwal awal musim tanam dan memilih varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering. Sementara itu, pengelola sektor SDA dan energi harus menghitung ketersediaan air baku, menentukan volume air bendungan, serta mengantisipasi dinamika produksi listrik PLTA guna mengendalikan lonjakan konsumsi energi.

Di sisi lain, minimnya curah hujan memicu penurunan kualitas udara yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit ISPA. Pemangku kepentingan dan masyarakat luas perlu mewaspadai kondisi ini, sekaligus menyiapkan mekanisme respons cepat untuk mengantisipasi potensi perubahan sebaran penyakit DBD dan malaria, serta ancaman heat-stroke akibat cuaca panas ekstrem.

Tak kalah penting, pengelola sektor kehutanan dan kebencanaan wajib meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebaliknya, para pelaku sektor perikanan dan tambak garam dapat memanfaatkan momentum kemarau ini untuk mengoptimalkan produksi garam serta memaksimalkan fenomena upwelling guna meningkatkan hasil tangkapan ikan.

BMKG memastikan akan terus memperbarui dan memutakhirkan informasi prediksi iklim guna mendukung langkah adaptasi dan mitigasi yang responsif di seluruh sektor terdampak. Masyarakat juga dapat berperan aktif memantau perkembangan iklim serta menjalankan langkah mitigasi mandiri dengan mengakses saluran resmi media sosial @InfoBMKG, situs http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, dan WA Channel Info BMKG. (infovalid.news – Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama/ es/ id)

Rekomendasi Untuk Anda