Empat Hari Krisis Air Bersih, Ratusan Warga Kota Tangerang Keluhkan Layanan PDAM

Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Krisis air bersih melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang sejak empat hari terakhir. Warga di empat kecamatan, yakni Karawaci, Periuk, Cibodas, dan Jatiuwung, mengeluhkan terhentinya pasokan air bersih yang terjadi sejak tanggal 6 Januari 2026.

Gangguan distribusi air ini merupakan dampak langsung dari adanya proses pengalihan pengolahan air bersih. Peralihan operasional dilakukan dari Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang ke Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang.

Kondisi ini memaksa warga untuk bergantung sepenuhnya pada pasokan air darurat. Di beberapa titik, warga terpaksa mengantre untuk mendapatkan jatah air yang disediakan oleh pihak RW setempat yang hanya tersedia pada waktu-waktu tertentu.

Sistini (63), salah seorang warga Perumnas Empat, mengungkapkan kesulitan yang dialaminya beserta keluarga karena air merupakan kebutuhan pokok untuk aktivitas sehari-hari.

“Sudah empat hari mati, cuma ada pasokan air dari RW sehari dua kali, pagi dan sore. Harapannya biar cepat selesai perbaikannya, karena susah kalau tidak ada air,” ujar Sistini saat ditemui di lokasi pengambilan air darurat, Sabtu (10/01/2026).

Senada dengan warga lainnya, masyarakat di wilayah terdampak merasa sangat terbebani dengan kondisi ini. Terhentinya aliran air secara mendadak dan berlangsung berhari-hari dinilai sangat menghambat produktivitas rumah tangga maupun usaha warga.

Warga mendesak pihak Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang agar segera menyelesaikan proses teknis pengalihan dan perbaikan jaringan. Hal ini bertujuan agar pasokan air bersih dapat kembali normal seperti sedia kala dan warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih terus melakukan percepatan normalisasi aliran air di wilayah-wilayah yang terdampak krisis tersebut.

(infovalid.news – Rochman Rosadi)

Rekomendasi Untuk Anda