Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Memasuki pertengahan Januari 2026, intensitas cuaca ekstrem menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tangerang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi potensi bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah tersebut.
Peningkatan kewaspadaan ini dilakukan seiring dengan tingginya curah hujan di awal tahun. Bertempat di Kantor BPBD Kota Tangerang, seluruh personel dipastikan dalam kondisi prima dan telah diinstruksikan untuk bersiaga selama 24 jam penuh guna memberikan respon cepat terhadap laporan warga.
Tidak hanya mengandalkan sumber daya manusia, BPBD juga telah melakukan pengecekan berkala terhadap sarana dan prasarana pendukung evakuasi. Berbagai alat vital seperti perahu karet, mesin pompa air, hingga armada tanggap darurat dipastikan berfungsi optimal dan siap diterjunkan ke titik-titik rawan banjir.
Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menegaskan bahwa penempatan kru dan peralatan sudah dipetakan sesuai dengan zonasi wilayah terdampak yang selama ini menjadi langganan genangan.
“Kami dari BPBD Kota Tangerang memastikan bahwa seluruh kru dan peralatan yang dibutuhkan sudah sangat memadai. Kami siap dan sigap melakukan penanganan jika tiba-tiba terjadi bencana di wilayah Kota Tangerang. Personel kami sudah terplot di titik-titik rawan,” ujar Mahdiar saat memberikan keterangan di kantornya, Kamis (15/01/2026).
Selain kesiapan fisik di lapangan, Mahdiar juga menekankan pentingnya langkah mitigasi melalui penyebaran informasi. Pihaknya secara rutin membagikan pembaruan cuaca terkini melalui kanal resmi agar masyarakat dapat melakukan antisipasi dini secara mandiri.
Pihak BPBD menghimbau warga Kota Tangerang untuk tetap tenang namun waspada. Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat diminta segera melaporkan melalui call center 112 atau aplikasi resmi Pemerintah Kota Tangerang agar penanganan dapat segera dilakukan oleh petugas di lapangan.
(infovalid.news – Rochman Rosadi)


