Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Forum Pengurangan Risiko Bencana atau FPRB Kota Tangerang menggelar Musyawarah Kerja guna mematangkan arah dan program penanganan bencana di wilayah Kota Tangerang.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026 ini dihadiri oleh 22 organisasi relawan dari total 50 lembaga relawan yang terdata.
Musyawarah kerja ini digelar dengan tujuan mengerucutkan berbagai usulan program kerja dari setiap lembaga serta jajaran pengurus FPRB.
Dalam agenda ini, pembahasan diawali dengan Sidang Pleno Kedua dan langsung dilanjutkan ke Sidang Pleno Ketiga yang diselesaikan pada hari yang sama.
Pembahasan berfokus pada pemetaan tugas kerja, kewajiban pengurus, mekanisme pengambilan keputusan, hingga aturan dan tata cara penyampaian pendapat dalam organisasi.
Langkah strategis pasca-pembentukan pengurus baru ini mendapat apresiasi penuh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Tangerang, yang menilai agenda ini sangat krusial bagi efektivitas peran relawan di lapangan.
Mahdiar (Kalak BPBD Kota Tangerang), mengatakan : “Ya, hari ini kita bersama dengan teman-teman FPRB Kota Tangerang melaksanakan musyawarah kerja. Dan ini adalah langkah yang cukup strategis buat kami, BPBD Kota Tangerang. Apa yang dilaksanakan teman-teman FPRB ini akan menyusun program-program mereka ke depannya. Pastinya, dari semua masukan teman-teman relawan yang ada, ini akan disatukan di dalam beberapa bidang dan nanti akan diputuskan mana yang akan menjadi programnya dalam jangka waktu dekat ataupun dalam jangka waktu menengah ke depannya.”
Meskipun beberapa perwakilan dari 50 organisasi relawan berhalangan hadir, sinergi dan semangat kolaborasi dipastikan tetap terjalin erat untuk menjaga kesiapsiagaan kebencanaan di Kota Tangerang.
Melalui musyawarah kerja ini, FPRB Kota Tangerang diharapkan dapat merealisasikan program kerja yang efektif, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
(Infovalid.news – Rochman Rosadi)


