Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Pusat) – Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menyoroti peran insan pers dalam mengimbangi kecepatan informasi yang beredar di era saat ini didominasi melalui akun-akun di media sosial
Hal tersebut disampaikannya ketika menghadiri acara Hari Pers Nasional 2026 yang bertajuk ‘Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat’ yang dihelat di Balai Forum Wartawan Polri Polda Metro Jaya pada Senin, 9 Februari 2026.
Brigjen Dekananto menyebutkan bahwa di era sekarang ini setiap orang sudah bisa menjadi wartawan melalui akun media sosialnya masing-masing dalam menyampaikan informasi.
“Akun di media sosial begitu cepatnya, begitu cepatnya dia di jalan-jalan langsung videokan, langsung diviralkan di kanal-kanal media sosial,” ujar dia saat memberikan sambutannya, Senin, 9 Februari 2026.
Menyikapi hal itu, jajaran di Humas Polda Metro Jaya, kata Wakapolda, berperan dalam memberikan keseimbangan informasi kepada masyarakat.
More Read
Salah satunya yakni melalu akun media sosial TikTok yang saat ini turut berperan dalam menyebarkan informasi dengan cepat kepada masyarakat terkait dengan kondisi yang terjadi.
“Nah tentunya ini juga harus disikapi, jadi kalau media online suka terlambat, kalah dengan akun TikTok, ya mungkin teman-teman di media online yang ada ini harus punya akun TikTok masing-masing lagi. Jadi akun TikTok itulah yang kemudian menjadikan berita dari teman-teman sekalian. Karena saat ini kalau kita lihat algoritma medsos, TikTok yang kemudian paling banyak,” tutur Dekananto.
Oleh karenanya, Dekananto berpesan kepada jajarannya di Polda Metro Jaya untuk bersinergi dengan insan pers dalam memberikan informasi aktual dan juga cepat.
More Read
“Berita-berita itu sebetulnya beritanya bagus, tetapi karena kalah cepat dengan media sosial, sehingga berita-berita yang sebenarnya berkualitas dan masyarakat perlu mendapatkan, masyarakat sudah terframing dengan berita-berita yang ada di medsos,” ucapnya.

“Nah sehingga ini perlu menjadi perhatian Pak Kabid Humas, dan diskusi bagi teman-teman media insan pers yang ada di Polda Metro ini, bagaimana kemudian kita bisa menyikapi perkembangan yang sangat cepat ini, karena perubahan ini sebuah keniscayaan yang tidak bisa kita cegah, tidak bisa kita halang-halangi,” jelasnya.
Sementara Ketua FWP Achmad Faruk dalam kesempatan tersebut menambahkan, insan pers berupaya menjadi pilar demokrasi bermanfaat dan memberikan sesuatu yang baik pada kepentingan publik.
“Untuk itu harapan besar di Hari Pers Nasional ini, di momentum ini mudah-mudahan meskipun media sosial terus membanjiri di platform-platform media, dengan berita-berita yang mungkin tidak berimbang, atau berita-berita hoaks, mudah-mudahan media tetap menjadi penjernih buat informasi dan tetap berpihak pada kepentingan publik,” katanya. (infovalid.news – Eko Sulistiyono)


