Safari Pembangunan di Nambo Sport Center, Pemkot Tangerang Targetkan PAD Rp3,26 Triliun di Tengah Kenaikan Inflasi

2 Min Read

 

Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Pemerintah Kota Tangerang kembali menggelar agenda Safari Pembangunan yang kali ini berlokasi di Nambo Sport Center. Dalam pertemuan strategis tersebut, dipaparkan kondisi ekonomi terkini termasuk tantangan kenaikan inflasi Januari sebesar 3,5 persen serta target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 yang menembus angka Rp3,26 triliun.

​Kegiatan yang berlangsung di GOR Nambo ini menjadi momentum penting bagi Pemkot Tangerang untuk menyampaikan capaian dan strategi pembangunan di tahun 2026. Asisten Daerah (Asda) Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ruta Ireng Wicaksono, menjelaskan bahwa inflasi di Kota Tangerang terpantau mengalami kenaikan.

​Kenaikan inflasi tersebut dipicu oleh dinamika global, yakni tingginya harga emas dunia, serta faktor domestik berupa meroketnya harga bahan pokok akibat dampak musim penghujan dan persiapan menjelang hari raya. Meski demikian, pertumbuhan ekonomi kota dinilai masih dalam kategori aman.

​”Terkait dengan APBD, sudah kita ketuk dan kita mulai. PAD atau transfer daerah sudah kita seimbangkan dan sudah kita ploting untuk pembelanjaan di tahun 2026 ini,” ujar Ruta Ireng Wicaksono, Selasa (03/02/2026).

​Untuk tahun 2026, Pemkot Tangerang menetapkan target PAD sebesar Rp3,26 triliun. Angka ini menjadi sangat krusial mengingat saat ini dana transfer dari pemerintah pusat sudah tidak lagi tersedia. Sektor pajak PBB, BPHTB, serta pajak hotel dan restoran dipastikan tetap menjadi tulang punggung utama pendapatan daerah.

​Pemerintah Kota Tangerang berjanji akan memprioritaskan alokasi anggaran pada sektor-sektor vital. Langkah ini diambil guna menjaga daya beli masyarakat dan memastikan proyek-proyek pembangunan tetap berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, meskipun di tengah tantangan ekonomi global dan inflasi.

​Dengan skema anggaran yang sudah terploting secara matang, Pemkot optimis kualitas pelayanan publik dan infrastruktur di Kota Tangerang tidak akan terganggu meski tanpa sokongan dana transfer pusat.

(infovalid.news – Rochman Rosadi)