Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Timur) – Aksi tawuran antar dua kelompok remaja kembali pecah di tengah ruas Jalan D.I. Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin malam (19/01/2026). Para pelaku saling serang menggunakan petasan, senjata tajam, hingga air keras yang mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total.
Suara letusan petasan terdengar saling bersahutan saat kedua kubu melepaskan tembakan ke arah lawan di tengah jalan raya. Situasi yang mencekam membuat para pengendara tidak berani melintas karena takut menjadi korban salah sasaran. Banyak pengguna jalan yang terpaksa memutar balik kendaraan mereka untuk mencari jalur alternatif.
Hingga saat ini, penyebab pasti bentrokan tersebut masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan kuat menunjukkan bahwa tawuran dipicu oleh aksi saling ejek antar kelompok di media sosial. Diketahui, aksi serupa di lokasi yang sama sudah terjadi beberapa kali dalam sepekan terakhir.
Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, menegaskan bahwa para pelaku bukan merupakan warga setempat, melainkan remaja dari wilayah lain yang sengaja janjian untuk melakukan aksi tawuran di lokasi tersebut.
“Kami tengah melakukan penyelidikan mendalam dan mengejar para pelaku yang terlibat. Berdasarkan informasi awal, mereka berasal dari wilayah luar Jatinegara dan sengaja bertemu di titik ini untuk tawuran,” ujar Kompol Samsono saat memberikan keterangan, Selasa (20/01/2026).
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi identitas para pelaku. Belum diketahui secara pasti apakah ada korban luka maupun jiwa dalam insiden ini.
Keresahan warga sekitar pun meningkat akibat seringnya wilayah mereka dijadikan ajang tawuran. Warga berharap adanya tindakan tegas dan pengamanan yang lebih intensif agar lingkungan mereka kembali kondusif.
Guna mengantisipasi adanya aksi tawuran susulan, sejumlah petugas kepolisian masih disiagakan untuk berjaga-jaga di lokasi hingga situasi dipastikan benar-benar aman bagi masyarakat dan pengguna jalan.
(infovalid.news – Eko Sulistiyono)


