Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Bertepatan dengan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, Pemerintah Kota Tangerang resmi melantik pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana atau FPRB.
Kepala pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menegaskan bahwa FPRB akan menjadi bagian integral dari struktur penanggulangan bencana yang mengedepankan kolaborasi pentahelix.
momentum ini juga diwarnai dengan aksi nyata mulai dari simulasi kebencanaan hingga upaya pelestarian alam sebagai bentuk mitigasi jangka panjang.
Di bawah langit yang cerah, semangat kesiapsiagaan membara di bantaran sungai cisadane. Pelantikan Forum Pengurangan Risiko Bencana atau FPRab Kota Tangerang hari ini menjadi tonggak baru dalam penguatan sistem mitigasi bencana daerah.
Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran acara yang sekaligus memperingati hari kesiapsiagaan bencana nasional. Menurutnya, FPRB kini resmi menjadi mitra strategis BPBD dalam menjangkau masyarakat hingga level akar rumput.
Mahdiar – kepala BPBD Kota Tangerang
“alhamdulillah, hari ini dalam rangka hari kesiapsiagaan bencana nasional sekaligus pelantikan fprb berjalan lancar dengan cuaca yang bagus. ke depannya, fprb adalah bagian dari bpbd. kita harapkan ini menjadi sebuah kolaborasi pentahelix yang dibangun bersama-sama untuk mengatasi dan mengantisipasi masalah bencana di kota tangerang.”
Guna menguji ketangkasan personel, sebuah simulasi bencana digelar secara kolaboratif, Aksi ini membuktikan bahwa seluruh elemen di Kota Tangerang dalam kondisi sigap dan siagq.
Tak berhenti di situ, upaya pencegahan juga dilakukan melalui pendekatan lingkungan, lewat penebaran ribuan benih ikan, penyebaran cairan eko-enzim untuk kualitas air, serta penanaman pohon sebagai benih kehidupan untuk menjaga ekosistem sungai.
Sinergi antara bpbd dan fprb diharapkan mampu menciptakan ekosistem tangguh bencana, di mana setiap individu memiliki kapasitas untuk menyelamatkan diri dan lingkungannya.
Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan relawan ini, menjadi modal utama kota tangerang dalam mewujudkan daerah yang aman dan siaga dari segala risiko bencana.
(Infovalid.news – Rochman Rosadi)


