Infovalid.news (DKI Jakarta) – Badan Gizi Nasional (BGN) mengaktifkan sebanyak 980 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru yang beroperasi di kawasan dengan prevalensi stunting sangat tinggi serta wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Dari total 980 dapur yang siap dioperasikan tersebut, sebanyak 691 SPPG tersebar di berbagai daerah di Pulau Sumatera. Sementara itu, 289 dapur SPPG lainnya ditempatkan di kawasan Kalimantan dan Bali.
Langkah ekspansif ini dilakukan guna mengejar target kelaparan nol (zero hunger) pada anak-anak usia sekolah di seluruh Indonesia. BGN menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga ke wilayah-wilayah yang belum tersentuh layanan, agar tidak ada lagi anak yang harus pergi ke sekolah dalam keadaan lapar.
(infovalid.news – rr/ pa)


