Infovalid.news (DKI Jakarta) – Rapat dengar pendapat di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendadak terhenti sejenak ketika Purbaya Yudhi Sadewa sedang memberikan paparan resmi, setelah menerima panggilan telepon mendesak dari pihak Istana Kepresidenan.
Dalam momen tersebut, Purbaya terlihat membungkuk sebagai bentuk penghormatan saat menjawab telepon singkat yang menginstruksikan dirinya untuk segera menghadap Presiden. Insiden interupsi tersebut bertepatan dengan agenda perombakan kabinet (reshuffle), di mana posisi jabatan publik yang diemban Purbaya resmi digantikan oleh Suahasil Nazara.
Purbaya segera meminta izin kepada pimpinan rapat DPD untuk meninggalkan ruang sidang guna memenuhi panggilan Istana. Proses transisi kepemimpinan ini menandai langkah penyegaran birokrasi di lingkup pemerintahan pusat.
(infovalid.news – rr/ pa)


