Pengrebekan Kampung Ambon 24 orang di Amankan kasus Narkoba

Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Barat) – Kawasan Kampung Ambon kembali menjadi sorotan terkait penindakan terhadap dugaan peredaran narkoba. Aparat penegak hukum melakukan penggerebekan untuk menindak aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di kawasan Kampung Ambon – Kampung Boncos Daan Mogot Jakarta Selatan (9/10).

Penggerebekan ini merupakan bagian dari upaya aparat dalam memberantas peredaran narkoba yang dapat merusak kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Nah, ini dari dua lokasi tersebut berhasil diamankan ya, sementara dalam penyelidikan, itu dari Kampung Boncos ada delapan orang, kemudian dari Kampung Ambon ada 16 orang,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso, di Kampung Ambon, Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Jumat (9/10).

Dalam operasi tersebut, aparat berupaya menelusuri dugaan aktivitas peredaran narkotika serta mengumpulkan barang bukti yang dapat digunakan untuk kepentingan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut terhadap 24 orang yang berhasil di amankan . dan berhasilmendapatkan barang bukti Sajam, alat isap narkoba,sabu ,ganja.

Tidak hanya itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya sabu, ganja, timbangan, bong (alat hisap), dan sejumlah senjata tajam seperti keris dan tombak.

“Nah, barang temuan di lokasi di antaranya ada sabu, ya, kemudian ada ganja, ada sajam, itu panah, tombak, busur, ya, kemudian etomidate, ada timbangan, ya,” kata Bismo.

Kampung Ambon yang berada di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, kerap dikaitkan dengan pemberitaan mengenai peredaran narkoba. Penindakan di kawasan ini menjadi perhatian masyarakat dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Masyarakat berharap aparat dapat menindak tegas para pelaku yang terbukti terlibat, sekaligus mengungkap jaringan peredaran narkoba hingga ke pihak-pihak yang diduga menjadi pemasok.

Pemberantasan narkoba tidak hanya membutuhkan penegakan hukum, tetapi juga dukungan masyarakat melalui pelaporan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang. (infovalid.news – ian)

Rekomendasi Untuk Anda