Airlangga Hartarto; Rupiah Melemah ke Rp 17.367 per Dolar AS, Negara Lain Mengalami Hal Serupa

Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Pusat) – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto merespons pelemahan rupiah yang tengah terjadi. Menurutnya, hal itu tak hanya dialami oleh Indonesia.

Maka dari itu, upaya yang akan dilakukan pemerintah adalah melakukan monitoring terhadap negara-negara yang mengalami hal serupa (4/5).

Airlangga, saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, mengatakan melemahnya nilai mata uang tidak hanya dialami oleh rupiah, tetapi juga mata uang negara-negara lainnya.

“Itu kan bukan hanya rupiah, berbagai currency (mata uang) lain juga demikian,” kata Airlangga singkat.

Diketahui, Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari Selasa melemah 70 poin atau 0,41 persen menjadi Rp17.105 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp16.980 per dolar AS.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan ini dipengaruhi potensi eskalasi di Timur Tengah antara AS dengan Iran.

Sebelumnya, Airlangga menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi oleh dinamika global. Meski begitu, Airlangga menegaskan tidak akan bersikap reaktif terhadap pergerakan harian nilai tukar rupiah.

Berdasarkan data Bloomberg pukul 11.06 WIB, nilai tukar rupiah tercatat Rp 17.367 per dolar AS, melemah 30,00 poin (0,17 persen). (infovalid.news – id)

Rekomendasi Untuk Anda