Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Selatan) – Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya memeriksa seorang perempuan berinisial AWS terkait penyebaran informasi bohong mengenai dugaan pembegalan di Kawasan Kebon Jeruk Jakarta Barat.
Usai menjalani pemeriksaan pada kamis sore hingga malam aws terlihat keluar dari gedung pemeriksaan dengan pengawalan petugas.
AWS juga tampak didampingi pihak keluarga saat meninggalkan Mapolda Metro Jaya sepanjang berjalan menuju kendaraan AWS terlihat menunduk dan beberapa kali menutupi wajahnya dengan tangan.
Saat dicecar pertanyaan oleh wartawan terkait kabar pembegalan yang sempat viral di media sosial aws memilih menangis dan bungkam serta langsung masuk ke dalam mobil yang telah menjemputnya.
Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memastikan AWS bukan korban pembegalan maupun tindak kriminal lainnya.
“Selain diperiksa di Direktorat Siber Polda Metro Jaya pemeriksaan dilakukan bersama Direktorat PPA dan PPO Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat serta Polsek Kebon Jeruk,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (22/5).
“Polisi juga telah melakukan pengecekan ke rumah sakit dan menyisir lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian perkara namun hasil penyelidikan tidak menemukan adanya tindak pidana sesuai narasi yang beredar di media sosial,” tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan polisi mengungkap motif AWS menyebarkan cerita tersebut karena iseng dan ingin mengikuti isu pembegalan yang sedang viral.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. (infovalid.news – Nanda Nuri)


