Dua Taman Satu Gerakan, Wali Kota Sachrudin Tinjau Aksi Lingkungan Dan Desak Pilah Sampah Dari Rumah

3 Min Read

Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Menyalurkan semangat Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wali Kota Tangerang, Haji Sachrudin, turun langsung meninjau aksi bersih-bersih massal di kawasan jalan pandan raya.

Peringatan yang dipusatkan di antara dua taman ikonik, yakni Taman Ekspresi dan Taman Pisang ini, diwarnai dengan aksi penanaman pohon, gerakan sedekah sampah, hingga telekonferensi nasional.

Dalam tinjauannya, Wali Kota menegaskan kepada seluruh unsur pentahelix bahwa pengelolaan sampah yang efektif harus selesai di tingkat hulu atau rumah tangga, bukan hanya bertumpu pada TPA.

Kawasan jalan pandan raya menjadi saksi kolaborasi masif ratusan elemen masyarakat dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

WaliKota Tangerang, H. Sachrudin, hadir dan meninjau langsung rangkaian kegiatan yang berpusat di antara dua ruang terbuka hijau, yakni Taman Ekspresi dan Taman Pisang.

Usai membuka agenda resmi di Taman Ekspresi, Wali Kota bergerak cepat mengontrol jalannya aksi kebersihan serta memastikan kenyamanan fasilitas publik di kawasan Taman Pisang.

Aksi lingkungan kali ini diisi dengan berbagai program produktif, mulai dari penanaman pohon pelindung, pengelolaan limbah bernilai ekonomis lewat sedekah sampah, hingga partisipasi aktif dalam telekonferensi nasional sebagai wujud sinergi gerak bersama pusat dan daerah.

Dalam amanatnya, Wali Kota Kota Tangerang ini menekankan pentingnya komitmen kerja bersama lewat konsep pentahelix demi menjaga ketahanan Ekologi Kota.

H. Sachrudin (Wali kota Tangerang), mengatakan :
“Untuk membangun Bangsa ini, termasuk dalam menjaga kebersihan, kita perlu kerja sama semua pihak, seluruh lapisan Masyarakat, dan unsur pentahelix. bahwa mengolah sampah itu bukan hanya tanggung jawab dari TPA saja, tapi harus dimulai dari hulu, dari rumah tangga atau Masyarakat dulu. ini adalah masalah kesadaran Masyarakat sendiri, maka dari itu saya mengajak semuanya untuk membangun kesadaran menjaga kebersihan lingkungan kita.”katanya.

Pesan mendalam mengenai tata kelola dari hulu ini diharapkan mampu mengubah paradigma Masyarakat, agar tidak lagi sekadar membuang sampah, namun mulai aktif memilah dan mengolahnya sejak dari dapur rumah masing-masing.

Langkah ini dinilai menjadi solusi paling konkret dalam menekan laju timbunan sampah harian di kota tangerang.

Melalui kesadaran kolektif yang dimulai dari lingkungan terkecil, wajah Kota Tangerang yang asri dan bebas sampah dapat diwujudkan secara berkelanjutan.

Kebersihan Kota adalah cerminan kesadaran warganya, mari kita mulai memilah sampah dari rumah demi Kota Tangerang yang lebih nyaman.

(Infovalid.news – Rochman Rosadi)