Beringin Baru Karawaci, Aufa Bilal Terpilih Aklamasi, Usung Visi Karya Adaptif Kolaboratif

3 Min Read

Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Konsolidasi dan maraton regenerasi struktur akar rumput partai golongan karya Kota Tangerang kembali berlanjut.

Bertempat di hotel golden tulip, Musyawarah Kecamatan atau Muscam Golkar Kecamatan Karawaci secara sah dan aklamasi menetapkan figur muda potensial, Aufa Bilal Aqsha, sebagai ketua Pengurus Kecamatan atau PK yang baru.

Jalannya forum ini dipantau dan dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Haji Sachrudin. Sebagai pemimpin muda, Aufa Bilal siap membawa gebrakan politik lewat visi karya adaptif kolaboratif.

Maraton Musyawarah Kecamatan atau Muscam Partai Golkar Kota Tangerang kembali menorehkan catatan regenerasi struktural. Digelar di hotel Golden Tulip, Muscam Kecamatan Karawaci ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Haji Sachrudin.

Lewat mekanisme musyawarah murni, forum secara resmi menetapkan tokoh muda Aufa Bilal Aqsha sebagai ketua PK Golkar Kecamatan Karawaci yang baru.

Ditemui usai acara, Aufa Bilal menegaskan komitmennya untuk mengolaborasikan gerak partai di seluruh tingkat kelurahan se-Kecamatan Karawaci lewat visi ‘karya adaptif kolaboratif.

Aufa Bilal Aqsha (Ketua PK Golkar Karawaci Terpilih), Mengatakan : “visi itu mungkin jadi satu kesatuan, yaitu namanya karya adaptif kolaboratif. yang di mana kita itu harus tetap menciptakan sesuatu, tapi harus beradaptasi ke depannya karena kita tidak tahu dinamika ke depan bagaimana. dan yang terpenting, prosesnya itu kita harus berkolaborasi. bukan hanya untuk soal kecamatan karawaci, tapi banyak sekali kelurahan-kelurahan di kecamatan karawaci itu sendiri. itu visinya. tapi turunannya, bagaimana langkah-langkahnya? karya inklusif, karya nasionalis, karya demokratis, dan karya kreatif. masing-masing generasi itu memiliki karakteristik. dari saya pribadi, ada tiga pendekatan. tapi dua pendekatan pertamalah yang akhirnya bisa dikuatkan, akhirnya nanti dijadikan landasan juga untuk visi-misi saya, yaitu sosiologis dan psikologis. sosiologis, kita sebagai makhluk sosial harus bisa beradaptasi juga dengan lingkungan. dan psikologis, ini yang tadi bapak wakil ketua bidang organisasi juga menyebutkan, panca bakti yang ketiga itu soal setia kawan. pada akhirnya, setia kawan ini menghasilkan sebuah landasan yaitu psikologis ini.”

Menjawab tantangan sebagai pemimpin muda di tengah dinamika perbedaan generasi, Aufa Bilal menyiapkan formula khusus.

Dirinya akan menerapkan dua pendekatan utama, yakni pendekatan sosiologis dan psikologis, guna menjembatani komunikasi serta menyatukan energi antara senior partai dan kader milenial.

Sebagai target terdekat dalam dua hingga tiga bulan ke depan, PK Golkar Karawaci akan fokus merampungkan konsolidasi internal di tingkat kecamatan hingga ke masing-masing kelurahan. Program-program prioritas kerja selanjutnya akan dimatangkan melalui agenda rapat kerja atau raker mendatang.

Hadirnya kepemimpinan muda berwawasan inklusif di karawaci menjadi energi segar bagi partai golkar kota tangerang dalam memperluas ceruk suara dan memperkokoh struktur di akar rumput.

Strategi pendekatan antar-generasi dan konsolidasi secara maraton di kelurahan menjadi kunci utama PK Karawaci dalam menjalankan roda organisasi.

(Infovalid.news – Rochman Rosadi)