Perang Melawan Narkoba, BNN Kota Tangerang dan GANN Perkuat Sinergi, Prevalensi Nasional Meningkat 2,1 %

3 Min Read

Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Ancaman penyalahgunaan narkotika di Indonesia kini berada dalam kondisi yang kian mengkhawatirkan. Data terbaru badan narkotika nasional menunjukkan, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba secara nasional melonjak dari 1,7 % pada tahun 2023 menjadi 2,1 % , pada tahun 2026.

Menyikapi tren kenaikan yang telah menembus angka empat juta jiwa ini, BNN Kota Tangerang mengajak seluruh elemen Masyarakat untuk memperketat pengawasan.

Komitmen perang total tersebut ditegaskan langsung oleh kepala BNN Kota Tangerang, Kombes Pol, Dr. Josephien Vivick Tjangkung, dalam peringatan HUT GANN ke-11 sekaligus hari Anti Narkotika Internasional di kawasan situ cipondoh, Sabtu, 27 Juni.

Kehadiran Kepala BNN Kota Tangerang, Kombes Pol Josephien Vivick Tjangkung, menjadi pemantik semangat bagi ratusan relawan anti-narkoba.
Dalam orasinya, Vivick membeberkan fakta miris mengenai lonjakan penyalahguna narkoba di tanah air yang kini mencapai empat juta orang. Mirisnya, kelompok usia produktif dan ibu-ibu muda kini menjadi sasaran paling rentan yang dapat mengancam ketahanan keluarga.

Kombes Pol Josephien Vivick Tjangkung – (Kepala BNN Kota Tangerang) : “prevalensi penyalahgunaan narkoba naik dari 1,7 persen pada 2023 menjadi 2,1 persen pada 2026. ini menjadi indikator penting bagi kita semua, termasuk di kota tangerang, untuk tidak kendur dalam memperketat pengawasan di lingkungan masyarakat. kita harus bersama-sama menutup rapat celah peredaran ini. kami berharap gann dapat terus berkolaborasi dengan seluruh instansi masyarakat, pihak swasta, dan pemerintah untuk bersama-sama turun langsung dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. bagi masyarakat yang sudah terjerumus, jangan menganggap ini sebagai aib yang harus disembunyikan. silakan datang ke kami. bnn menyediakan fasilitas rehabilitasi secara gratis dan kami siap membantu.”

Guna menekan laju peredaran, BNN Kota Tangerang gencar menggulirkan program preventif terpadu. Mulai dari program ‘ananda bersinar’ di lingkungan sekolah, pendekatan humanis ‘kang ben jalan-jalan’, hingga kampanye digital lewat program ‘tenar’.
Gayung bersambut, komitmen pemberantasan ini didukung penuh oleh Dewan Pimpinan Pusat GANN serta aparatur tingkat rukun warga setempat.

Sanghaji Bima (Presiden GANN Indonesia), mengatakan : “terima kasih atas dukungan penuh dari bu vivick selaku kepala BNN Kota Tangerang. kami sangat siap bergandengan tangan demi memastikan anak-anak dan generasi penerus kita dapat tumbuh sehat tanpa narkoba, khususnya di wilayah Kota Tangerang.”katanya.

Khoirudin Siswanto / Jetok ( ketua rw 02 cipondoh), mengatakan : “Kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba dan cara pencegahannya. harapan kami, lingkungan kami bisa benar-benar steril dari penyalahgunaan narkoba.”

Kolaborasi berlapis dari tingkat lembaga, Organisasi Kemasyarakatan, hingga pengurus Rukun Warga, diharapkan mampu menjadi benteng kokoh dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di Kota Tangerang.

Rehabilitas gratis dan edukasi masif di tingkat akar rumput kini menjadi senjata utama untuk menyelamatkan generasi emas bangsa dari jeratan narkotika.

(Infovalid.news – Rochman Rosadi)