Isak Tangis Warnai Penjemputan 17 Pelajar Pelaku Tawuran di Mapolsek Panongan, Orang Tua Diminta Perketat Pengawasan

Infovalid.news (Banten, Kabupaten Tangerang) – Sebanyak 17 pelajar yang terlibat aksi tawuran di kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, tak kuasa menahan tangis saat dipertemukan dengan orang tua mereka di halaman Mapolsek Panongan, Selasa (27/10/26).

Para remaja yang sebelumnya tampak garang di jalanan dan media sosial itu mendadak histeris, bersimpuh, hingga menangis di pangkuan orang tua masing-masing yang datang untuk menjemput.

Kapolsek Panongan, IPTU Irruandy Aritonang, mengungkapkan bahwa ke-17 pelajar tersebut diamankan pihak kepolisian dari lokasi kejadian serta dari sekolah masing-masing setelah aksi tawuran mereka meresahkan warga.

“Para pelajar ini membuat janji untuk tawuran di suatu tempat melalui media sosial, di mana sebelumnya mereka terlebih dahulu saling ejek,” ujar IPTU Irruandy Aritonang saat dikonfirmasi.

Menurut kepolisian, aksi tawuran antar pelajar dari berbagai sekolah tersebut sempat pecah pada Senin malam lalu. Mereka nekat saling serang di tengah jalan menggunakan senjata tajam dan bom molotov, sebelum akhirnya berhasil dibubarkan warga bersama petugas keamanan setempat.

Meski para pelajar tersebut akhirnya dikembalikan kepada orang tua masing-masing untuk mendapatkan pembinaan di rumah, IPTU Irruandy menegaskan pihaknya memberlakukan sanksi tegas jika mereka mengulangi perbuatan serupa.

“Kami kembalikan kepada orang tua mereka agar mendapat pengawasan ekstra, namun mereka tetap menjalani pembinaan. Jika ke depan kembali terlibat aksi tawuran, maka kami tidak segan-segan menjerat mereka dengan hukum pidana,” tegasnya.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para orang tua dan pihak sekolah di wilayah Kabupaten Tangerang untuk lebih memperketat pengawasan terutama dalam hal penggunaan media sosial yang kerap disalahgunakan sebagai sarana provokasi dan adu jotos antar pelajar.

(Infovalid.news – Tomgun)

Rekomendasi Untuk Anda