Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Dalam rangka mewujudkan misi Kota Tangerang dalam meningkatkan sarana dan prasarana Kota yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Dinas Lingkungan Hidup resmi menggelar sosialisasi sekolah adiwiyata sekaligus me-launching lomba Perilaku Ramah Lingkungan Hidup Sehat atau PRLH.
Agenda yang berlangsung pada hari ini, 09 Juni, dipusatkan di gedung Al-Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi dan sinergi besar antara DLH, Dinas Pendidikan, serta Kementerian Agama, guna menyamakan persepsi dan mengubah aksi peduli lingkungan menjadi sebuah budaya sejak dini.
Gedung al-amanah pusat pemerintahan kota tangerang menjadi saksi bisu berkumpulnya ratusan pejuang lingkungan dari sektor pendidikan.
Acara ini dihadiri secara terstruktur oleh perwakilan kementerian agama, Dinas pendidikan, Pengawas sekolah, pengawas madrasah, 20 Perwakilan Sekolah Swasta, serta 10 Sekolah Madrasah.
Hadir pula para pengurus dari sekolah calon adiwiyata tingkat kota, hingga empat puluh calon anggota adiwiyata mandiri se-Kota Tangerang. Forum ini sengaja didesain sebagai ajang silaturahmi makro untuk menyamakan visi penataan ekologi di lingkungan sekolah.
Berdasarkan data korporasi Dinas Lingkungan Hidup, perkembangan sekolah adiwiyata di Kota Tangerang sejak tahun 2015 hingga 2026 mencatat progres luar biasa.Total terdapat 548 Sekolah Adiwiyata.
Angka tersebut terdiri dari 162 sekolah tingkat kota, 257 sekolah tingkat provinsi, 89 sekolah tingkat nasional. Serta 40 sekolah yang telah merengkuh predikat tingkat mandiri.
Kolaborasi lintas sektor antara DLH, Disdik, dan Kemenag ini bertujuan mendorong perubahan perilaku ramah lingkungan secara berkelanjutan, baik di sekolah maupun di rumah hingga mengakar menjadi sebuah budaya.
Kebiasaan yang terus diintervensi antara lain, kewajiban membawa wadah makan dan tempat minum sendiri saat jajan, gerakan bersepeda ke sekolah, memilah dan mendaur ulang sampah, serta memaksimalkan potensi kebersihan di madrasah maupun sekolah masing-masing.
Guna memelihara konsistensi tersebut, DLH meluncurkan lomba PRLH adiwiyata yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 hingga 25 Juni 2026 mendatang.
Diikuti oleh lebih dari lima ratus sekolah, kompetisi ini bertujuan memberikan suntikan semangat serta apresiasi keberlanjutan bagi empat puluh sekolah adiwiyata mandiri di kota tangerang.
Wawan Fauzi (Kadis DLH): “lomba adiwiyata yang akan kita gelar 22 hingga 25 juni nanti diikuti lebih dari 500 sekolah. penilaiannya mencakup seluruh aspek perilaku ril harian, seperti kebiasaan membawa tempat makan-minum, bersepeda, hingga pemilahan sampah. tim penilainya merupakan gabungan dari tim dlh kota, kementerian lingkungan hidup pusat, serta dinas pendidikan. kami ingin sekolah yang sudah berperingkat adiwiyata tetap semangat menjaga konsistensi dan terus meningkatkan kastanya.”
Melalui instrumen penilaian ketat dan sinergi kolektif ini, kultur ramah lingkungan di Kota Tangerang diharapkan tidak berhenti di meja perlombaan, melainkan mewujud pada karakter generasi masa depan yang cinta bumi.
Persipuran dan implementasi budaya adiwiyata kini menjadi tanggung jawab bersama, mari sukseskan lomba PRLH 22 Juni mendatang.
(Infovalid.news – Rochman Rosadi)


