Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Pusat) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengecam keras tindakan yang menyebabkan gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon.
Pernyataan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi @prabowo pada Sabtu malam (4/4).
“Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa,” ujar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dalam pernyataan Presiden menyampaikan duka atas wafatnya prajurit terbaik bangsa dalam menjalankan misi mulia menjaga perdamaian dunia. Dan memastikan negara akan hadir untuk memberikan penghormatan atas jasa para prajurit, menjaga kehormatan mereka, serta memastikan pengorbanan yang telah diberikan tidak dilupakan.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan penolakan terhadap setiap tindakan yang merusak perdamaian dan menghilangkan nyawa personel yang bertugas. Dan juga menyampaikan bahwa negara akan hadir untuk menghormati jasa para prajurit, menjaga kehormatan mereka serta memastikan pengorbanan yang diberikan tidak dilupakan.
Selain itu, Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk melanjutkan semangat menjaga perdamaian dan tidak memberi ruang bagi upaya yang dapat memecah belah kebersamaan dan kerukunan.
“Mari kita lanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian, serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa,” kata Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dengan tegas.
Tiga prajurit yang gugur dalam tugas tersebut, yakni Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon.
Mereka merupakan bagian dari pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah bendera UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon). (infovalid.news – id)


