Warga yang Diduga Diintimidasi Resmi Lapor ke Polisi

Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Selatan) – Buntut dari tidak ditemukannya titik terang dalam dua kali proses mediasi, salah seorang warga korban dugaan intimidasi dan pengeroyokan akibat memprotes penggunaan kembang api di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Laporan polisi tersebut dilayangkan oleh seorang wanita berinisial LK (26) pada Senin (05/10/2026). Langkah hukum diambil setelah korban merasa terganggu dengan dentuman kembang api berdurasi lama pada tengah malam dan mendapatkan perlakuan kasar saat menyampaikan keberatannya.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, membenarkan adanya laporan polisi tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelapor LK mengalami dugaan tindak pengeroyokan atau penganiayaan saat mendatangi lokasi penyelenggaraan kembang api pada acara kegiatan keagamaan setempat.

“Pelapor berinisial LK datang melaporkan dugaan pengeroyokan atau penganiayaan yang dialaminya ketika mendatangi lokasi acara. Penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan telah bertindak cepat dengan melakukan visum terhadap korban untuk melengkapi bukti-bukti,” ujar Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, Selasa (06/10/2026).

AKP Joko Adi menambahkan bahwa pihak kepolisian akan segera menindaklanjuti laporan tersebut ke tahap penyelidikan guna memeriksa saksi-saksi dan memanggil pihak terlaporkan.

Sebelumnya, pihak Kelurahan dan Kecamatan Kebayoran Lama telah berupaya memediasi kedua belah pihak sebanyak dua kali. Namun, upaya musyawarah tersebut tidak menghasilkan titik temu hingga akhirnya korban memutuskan menempuh jalur hukum.

Peristiwa ini bermula dari protes sejumlah warga terhadap kebisingan kembang api tengah malam di Jalan Kramat Dua, Pondok Pinang. Diketahui terdapat tiga wanita yang memprotes dan diduga mengalami aksi intimidasi dari oknum panitia.

Selain laporan LK di Polres Jakarta Selatan, korban lainnya berinisial AA (50) juga berencana menyusul membuat laporan resmi ke Polda Metro Jaya pada Kamis besok.

(infovalid.news – Nanda Nuri)

Rekomendasi Untuk Anda