502 Sekolah Rusak Berat Akibat Gempa NTT, Lebih dari 1 Juta Siswa Terpaksa Belajar Darurat!

Infovalid.news (NTT, Flores) — Bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak signifikan terhadap sektor pendidikan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaporkan sebanyak 1.378 satuan pendidikan di tujuh kabupaten terdampak guncangan, dengan 502 sekolah di antaranya mengalami kerusakan berat.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, mengungkapkan bahwa kerusakan fisik menimpa ribuan ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, hingga hunian dinas guru. Dari total 8.664 ruang kelas yang terdata, sebanyak 5.521 ruang kelas atau sekitar 63,7 persen mengalami kerusakan, dan 2.229 ruang kelas di antaranya berkategori rusak berat hingga roboh total. Kondisi ini mengganggu aktivitas belajar lebih dari satu juta siswa serta puluhan ribu tenaga pengajar.

Guna menjaga keselamatan peserta didik dari potensi gempa susulan, pemerintah daerah menetapkan kebijakan pembelajaran darurat. Sebanyak 923 sekolah memberlakukan belajar dari rumah, 171 sekolah menggelar pembelajaran jarak jauh (PJJ) daring, 35 sekolah memanfaatkan kelas darurat, dan 30 sekolah menggelar tatap muka secara terbatas. Sebagai langkah tanggap darurat, Kemendikdasmen mulai mendistribusikan 100 tenda ruang kelas agar kegiatan belajar-mengajar darurat dapat segera difungsikan mulai pekan depan.

(infovalid.news – Putri Anjani)

Rekomendasi Untuk Anda