Infovalid.news (DKI Jakarta) – Hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau mulai memicu dampak serius terhadap kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung. Pemerintah Provinsi Lampung mencatat sebanyak 2.416 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) telah ditangani di berbagai fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga Selasa (8/9).
Data tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela berdasarkan penghimpunan real-time oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Selain ISPA, faskes di wilayah terdampak juga mencatat puluhan kasus penyakit respirasi dan kulit lainnya, antara lain 79 kasus Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), 68 kasus influenza, 67 kasus asma, 23 kasus pneumonia, 23 kasus heat stroke, serta 66 kasus gangguan kulit/gatal-gatal.
Pemprov Lampung memberikan perhatian khusus pada kawasan pesisir yang berada di radius terdekat dari Gunung Anak Krakatau. Wagub Jihan memastikan fasilitas kesehatan primer di wilayah pesisir sejauh ini masih memadai untuk mengakomodasi penanganan pasien. Pihaknya siap menambah pasokan logistik medis, stok obat-obatan, serta masker jika persediaan menipis, sembari mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas luar ruangan dan disiplin menggunakan masker.
(infovalid.news – rr/ pa)


