Infovalid.news (DKI Jakarta) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebaran abu vulkanik hasil eruptif Gunung Anak Krakatau terdeteksi mencapai ketinggian hingga 7.000 kaki di atas permukaan laut pada Rabu (9/9) pagi.
Berdasarkan analisis citra satelit dan sebaran angin terbaru, BMKG memantau pergerakan kolom abu vulkanik yang mengarah ke barat daya dan barat laut, sehingga menghembuskan material debu halus ke sebagian wilayah perairan Teluk Lampung dan sekitarnya. Otoritas penerbangan dan pemantau cuaca terus menerbitkan pembaruan status navigasi udara (VONA) untuk memandu jalur perlintasan pesawat udara.
Masyarakat dan para nelayan yang beraktivitas di sekitar wilayah perairan Teluk Lampung diimbau untuk mewaspadai penurunan jarak pandang laut serta menggunakan alat pelindung diri seperti masker dan kaca mata penutup guna mengantisipasi paparan abu halus yang terikut embusan angin.
(infovalid.news – rr/ pa)


