Kawanan Begal Bersajam Beraksi Pagi Hari di Area Makam Tanah Gocap Tangerang

2 Min Read

Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Aksi kejahatan jalanan di Kota Tangerang, Banten, kian mengkhawatirkan. Kawanan begal bersenjata tajam makin nekat beraksi tanpa mengenal waktu, menyasar para pengendara sepeda motor.

Peristiwa pengancaman dan perampasan sepeda motor tersebut terjadi di ruas jalan kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Gocap, Kota Tangerang. Aksi nekat ini berlangsung pada pagi hari sekitar pukul 05.40 WIB, saat arus lalu lintas kendaraan dan aktivitas warga mulai ramai.

Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, korban yang berkendara seorang diri usai mengantarkan anaknya ke sekolah mendadak dipepet dua unit sepeda motor yang ditumpangi empat orang pelaku. Para pelaku secara brutal mengacungkan senjata tajam jenis celurit dan mengancam korban. Lantaran panik dan terdesak, korban harus merelakan sepeda motornya dibawa kabur kawanan begal.

Kejadian ini memicu keresahan warga sekitar. Menurut keterangan warga, kawasan lintasan TPU Tanah Gocap memang rawan dan kerap terjadi aksi pembegalan serupa, bahkan tak jarang korban mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam saat berusaha mempertahankan kendaraannya.

Ketua RT 04 setempat, Nuryadin, mengungkapkan bahwa pengurus dan warga telah berupaya melakukan langkah pencegahan mandiri seperti menggalakkan siskamling, memasang spanduk imbauan, hingga menambah penerangan jalan. Namun, insiden tersebut terjadi sesaat setelah warga selesai melaksanakan ronda malam.

“Jelas mengkhawatirkan dengan adanya kejadian pelintas yang dibegal di wilayah kami. Selama ini kami sudah melakukan tindakan keamanan, tapi waktu kejadian kan sekitar pukul 05.40 pagi, jadi warga yang ronda malam sudah pada pulang. Saya sempat kaget dan bertemu langsung dengan korban saat olah TKP. Korban mengaku diancam celurit dan sempat mengalami luka. Kami memohon kepada pihak kepolisian, khususnya Polsek Karawaci, agar lebih meningkatkan patroli rutin di jalur rawan ini supaya masyarakat tidak merasa waswas,” ujar Nuryadin.

Saat ini, kasus pembegalan tersebut tengah ditangani secara intensif oleh tim gabungan dari Polsek Karawaci dan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota guna memburu para pelaku yang telah teridentifikasi.

(infovalid.news – Tomgan)