Infovalid.news(DKI Jakarta, Jakarta Selatan) – Peringatan Hari Lahir Karang Taruna ke-66 berlangsung penuh khidmat di Gedung Sasana Krida Bakti, Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Sabtu, 26 September 2026. Lokasi bersejarah ini dipilih khusus sebagai bentuk napak tilas tempat pertama kali organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia ini didirikan.
Di gedung bersejarah inilah, pada 26 September 1960 silam, Karang Taruna pertama kali dibentuk oleh almarhum Haji Ghazali yang berawal dari kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu di sekitar Kampung Melayu.
Semangat melintasi zaman tersebut dirayakan secara hibrid, dihadiri langsung oleh puluhan kader wilayah Tebet serta diikuti via Zoom Meeting oleh jajaran Pengurus Nasional Karang Taruna dari seluruh provinsi dan daerah di Indonesia.
Acara yang dipandu anggun oleh Kathy Monica, Putri Indonesia 2020, dihadiri langsung oleh Ketua Umum PNKT Budi Satrio Djiwandono, Menpora Erick Thohir, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, serta Wakil Gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno. Momentum ini menjadi wadah sinergi lintas kementerian untuk membina karakter dan kedisiplinan pemuda menghadapi era bonus demografi.
Budi Satrio Djiwantono (Ketua Umum Karang Taruna) mengatakan : “Saya sengaja pada hari ini mengajak seluruh keluarga besar Karang Taruna di mana pun Anda berada untuk kita merayakan hari ulang tahun ini kita memutar balik 66 tahun yang lalu. Di sinilah, di ruang inilah, organisasi yang kita kenal bersama yang sudah tumbuh di desa-desa di seluruh tanah air dilahirkan.” Katanya.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjalanan panjang 66 tahun Karang Taruna, serta menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melibatkan pemuda dalam program-program strategis nasional.
Erick Thohir (Menteri Pemuda Dan Olahraga) mengatakan : “Luar biasa di usia 66 sudah membangun bangsa ini, dan ke depan banyak program yang pemerintah akan dorong di bawah kepemimpinan Pak Presiden Prabowo. Salah satunya bagaimana meningkatkan nanti itu pertumbuhan UMKM, kesejahteraan, dan kepemudaan bangsa kita, termasuk juga olahraga.” katanya.
Tak hanya berefleksi pada sejarah, Harlah ke-66 ini juga menyoroti aksi nyata para kader akar rumput di seluruh pelosok negeri. Mulai dari respon cepat penanganan bencana alam di Sumatra dan NTT, hingga pendirian Rumah Oksigen 24 jam bagi masyarakat terdampak Karhutla di Kalimantan Tengah.
Rangkaian peringatan Hari Lahir ke-66 ini nantinya akan berlanjut pada Puncak Bulan Bakti Karang Taruna nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 24 Oktober mendatang di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dari Gedung Kebon Baru, Kebayoran Baru hingga pelosok daerah, Karang Taruna terus menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dan menjadi tulang punggung kemajuan generasi muda Indonesia.
(Infovalid.news – Rochman Rosadi)


