Infovalid.news (Jawa Barat, Depok) – Dugaan adanya pesta yang melibatkan sejumlah tahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Depok ramai di media sosial menjadi sorotan. Peristiwa tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan dan pengamanan di dalam lingkungan rutan.
Informasi mengenai dugaan pesta tersebut beredar dan menjadi perhatian publik. Jika benar terjadi, kejadian ini dinilai perlu mendapat pemeriksaan serius untuk memastikan bagaimana aktivitas tersebut dapat berlangsung di dalam rutan.
“Kalau kita pemeriksaan di kamar itu ada kurang lebih 22 warga binaan dan yang kami dalami lagi ada sekitar 3 sampai 4 orang,” ujar Karutan Depok Ario Galih Maduseno kepada wartawan, Minggu (4/10).
“Langkah-langkah penanganan sudah secara tepat kami lakukan. Termasuk langkah pelaporan ke pihak kepolisian terkait dugaan adanya petugas membantu memfasilitasi pelanggaran seperti yang dilaporkan atau yang ramai beredar,” jelasnya.
“Kami juga melaporkan kepada kepala kantor wilayah dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mendapatkan arahan dan langkah penanganan,” tambahnya.
Pihak terkait diharapkan melakukan investigasi secara menyeluruh, termasuk memeriksa petugas yang bertanggung jawab pada saat kejadian serta memastikan kepatuhan terhadap aturan dan tata tertib pemasyarakatan.
Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan dapat mengungkap fakta sebenarnya, termasuk siapa saja yang terlibat dan apakah terdapat pelanggaran terhadap prosedur pengamanan.
(infovalid.news – ian )


