Pemerintah Terapkan WFH, Satu Hari dalam Seminggu Usai Lebaran

Infovalid.news (DKI Jakarta, Jakarta Pusat) – Imbas konflik Timur Tengah, Pemerintah bakal menerapkan kebijakan work from home (WFH) demi efisiensi anggaran. WFH diberlakukan satu dalam seminggu.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan teknis WFH akan dikaji lebih lanjut. Tidak hanya untuk ASN, dan berharap perusahaan swasta juga menerapkan kebijakan tersebut. Kebijakan WFH akan diberlakukan pasca Lebaran. Namun belum dapat disebutkan rinci kapan waktu pelaksanaannya.

“Kemudian yang terakhir terkait dengan kajian, bahwa dengan tingginya harga minyak, maka perlu efisiensi daripada waktu kerja. Di mana akan dibuka fleksibilitas untuk work from home. Dalam satu hari dalam 5 hari kerja,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto seusai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Sebelumnya, usul WFH ini telah disampaikan Prabowo sebagai respons dari dampak konflik di wilayah Timur Tengah. Prabowo berkaca dari Pakistan yang memotong waktu kerja menjadi empat hari.

Tak hanya itu, Presiden RI, Prabowo Subianto juga berbicara soal pemotongan gaji anggota kabinet dan parlemen seperti Pakistan. (infovalid.news – id)

Rekomendasi Untuk Anda