Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam melakukan pembinaan terhadap siswa bermasalah maupun berprestasi pada bulan Oktober 2026.
Tiga lokasi pembinaan telah disiapkan untuk menampung para peserta, yakni Yonif 320 Badak Putih Kabupaten Pandeglang, Batalyon Kavaleri 9 Kota Tangerang Selatan, dan Grup 1 Kopassus Kota Serang.
Pembinaan terhadap siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat tersebut tidak hanya menyasar kepada siswa bermasalah seperti pelaku tawuran dan siswa yang sering bolos saja. Program ini juga ditujukan bagi siswa yang memiliki potensi kepemimpinan melalui organisasi kesiswaan seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK).
Langkah Dinas Pendidikan Banten tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah di Kota Tangerang. Sekolah-sekolah menyatakan kesiapannya untuk mengirimkan siswanya mengikuti pembinaan bersama pihak TNI yang direncanakan mulai bergulir pada Oktober 2026.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 5 Kota Tangerang, M. Drajat Yulianto, mengaku pihaknya setiap tahun telah rutin melibatkan Yonif 203 Arya Kemuning dalam program Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Sekolah. Namun, ia siap mengirimkan siswa terpilih untuk mengikuti program Pemprov Banten karena dinilai memiliki standar pembinaan yang lebih baik.
“Pasti mendukung kegiatan-kegiatan tersebut. Masalah pembinaan, jika dari sekolah melakukan kegiatan dengan standar biasa, di sana mungkin ada standar yang lebih tinggi agar tujuannya tercapai dan ke depannya lebih baik lagi untuk siswa-siswa kita,” ujar M. Drajat Yulianto, Rabu (30/09/2026).
Drajat menambahkan, pembinaan kedisiplinan menjadi poin utama yang diharapkan mengalami perubahan nyata pada diri siswa, terutama terkait ketepatan waktu dan pembentukan karakter.
Program pembinaan siswa dengan melibatkan TNI ini nantinya akan diisi dengan materi terkait kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta nilai-nilai bela negara, dengan menargetkan hingga 1.000 siswa.
Rencananya, pembinaan akan dilakukan selama dua hari satu malam di tiga lokasi berbeda yang telah ditunjuk, guna membentuk mental dan kedisiplinan generasi muda Banten secara optimal.
(infovalid.news – Tom gan)


