Negara Berhasil Amankan Aset Edy Tansil, Puluhan Miliar Rupiah Kembali ke Kas Negara

Infovalid.news (Banten, Kota Tangerang) – Pemerintah melalui Kejaksaan Agung berhasil mengamankan dan memulihkan aset milik terpidana kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo), Edy Tansil. Keberhasilan ini menjadi salah satu langkah penting dalam upaya negara mengembalikan kerugian akibat tindak pidana korupsi yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Melalui Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung, proses penelusuran aset (asset tracing) berhasil menemukan dan mengamankan Sejumlah aset milik koruptor Eddy Tansil pelaku korupsi Bank Bapindo sebesar 1,3 T resmi diserahkan pihak Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan pada Senin (15/6/2026). Aset koruptor yang kabur pada penghujung masa Orde Baru itu disebut mencapai puluhan miliar.

Jaksa Agung menyampaikan bahwa keberhasilan pemulihan aset ini merupakan bukti keseriusan negara dalam menuntaskan penegakan hukum, yaitu mengembalikan hasil kejahatan kepada negara. Aset yang berhasil diamankan sebesar 82,6 M dalam bentuk uang tunai 51,68 M dan sisanya berbentuk barang tersebut kemudian diserahkan kepada Kementerian Keuangan sebagai bagian dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senin,(15/6)

Sebagian aset yang berhasil diselamatkan antara lain uang tunai , berupa tanah, bangunan vila di kawasan Megamendung, Bogor, lahan dan bangunan pabrik di Gunung Putri, serta sejumlah bidang tanah lainnya di wilayah Banten. Keberhasilan ini diperoleh setelah proses negosiasi dan penelusuran aset yang berlangsung intensif sepanjang tahun 2026.

Menteri Keuangan mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung dalam memulihkan aset negara. Menurutnya, setiap aset yang berhasil dikembalikan akan memperkuat keuangan negara dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan serta pelayanan publik.

Keberhasilan pengamanan aset Edy Tansil menjadi simbol bahwa negara terus berupaya mengejar dan memulihkan aset hasil korupsi, meskipun perkara tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun.

(Infovalid.news – Ian)

Rekomendasi Untuk Anda