Pelajar SMA/SMK di Banten yang Nakal Siap-Siap Masuk Barak Militer

Infovalid.news (Banten, Serang) – Pelajar SMA/SMK di Provinsi Banten yang dinilai terlibat dalam kenakalan serius di sekolah maupun lingkungan masyarakat disebut akan menghadapi pembinaan yang lebih tegas. Salah satu wacana yang mencuat adalah menempatkan pelajar bermasalah dalam program pembinaan di barak militer.

Program tersebut diarahkan bukan sebagai bentuk hukuman semata, melainkan sebagai upaya membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, serta karakter pelajar.

Program pembinaan tersebut seperti yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan dimulai pada bulan Oktober 2026.

“Itu (pengiriman siswa bermasalah) rencananya di bulan Oktober ini, insya Allah. Ya kita adakan di tiga titik yang menjadi lokasi pembinaan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten Jamaluddin kepada wartawan, Jumat (25/9).

Jamaludin mengatakan, ketiga lokasinya yakni Yonif Badak Putih 320 di Pandeglang, Batalyon Kavaleri 9 di Kota Tangsel, dan Grup 1 Kopassus di Kota Serang.

Melalui pembinaan yang terstruktur, para peserta nantinya dapat diberikan kegiatan kedisiplinan, pendidikan karakter, olahraga, serta pembinaan mental dan kebangsaan.

Kebijakan semacam ini juga menimbulkan perhatian dari masyarakat karena menyangkut pola pembinaan anak dan remaja. Karena itu, pelaksanaannya perlu memiliki aturan yang jelas, melibatkan orang tua dan sekolah, serta memastikan hak-hak peserta didik tetap terlindungi.

Pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan masyarakat diharapkan dapat bersama-sama mencegah kenakalan remaja sejak dini, sehingga pembinaan tidak hanya dilakukan ketika pelajar sudah melakukan pelanggaran.

(infovalid.news – ian )

Rekomendasi Untuk Anda